Hai teman-teman!
mumpung aku lagi pulang ke rumah, aku mau sedikit berbagi dengan
kalian tentang kebahagiaanku saat ini. Mau tau?
Jadi gini, di sekolahku HSG SMP Khoiru Ummah, memiliki
target tersendiri untuk setiap siswanya jikalau mau lulus SMP, HARUS sudah hafal 9 juz dengan
lancar dan tartil. Menurutku ini tak mudah, ini merupakan ombak besar yang
sulit menerjangnya, gimana tidak? aku harus hafal 9 juz dalam 3 tahun, W,O,W
banget! dengan berat hati, ku mulai tantanganku, 1 tahun pertama, pelan-pelan
aku mulai menggeluti dan menghafal qur'an dari awal, juz 30. saat itu, bacaan
qur'anku masih amburadul, yang mana tajwid, yang mana qolqolah semua masih
hancur, belum lagi aku yang belum terbiasa membaca al-qur'an, apalagi
menghafalnya? mustahil bagiku untuk bisa sampai9 juz. Berkali-kali aku
mengeluh dan berputus asa, dan akhirnya semangatku mulai goyah dan kendor. Akupun
mulai bermalas-malasan untuk menghafal qur'an. Karena menurutku ini sebuah
pekerjaan yang sangat membosankan dan menyebalkan.
Hingga tahun kedua, akupun masih bermalas-malasan, sulit rasanya
lidah ini melantunkan ayat-ayat suci al qur’an. Ada saja beribu-ribu godaan
yang membuatku mengantuk, bercanda, bengong dan main-main sendiri. Namun
akhirnya keadaan yang memaksaku untuk serius menghafal al-qur’an. Karena aku
lupa, berkat kemalasanku, hafalankupun terkejar oleh teman-teman. Sekarang, aku
menempati posisi kelima dari teman-temanku yang berjumlah delapan orang. Akupun
menyesal. Dan saat itu pula aku berusaha untuk membalap mereka semua, walaupun
sulit, aku tetap mencobanya, mencoba terus, hingga akhirnya aku bisa. Senang
sekali rasanya walaupun kemampuanku hanya dapat menghafal setengah halaman
dalam 2 hari. Itu dah syukur.
Hari demi hari ku jalani. Akupun terus berlari mengejar
ketertinggalanku. Lelah, lesuh, lemas tak lagi ku hiraukan. Orang-orang datang
dari sana sini menyemangngatiku. Memberi energy tersendiri bagiku.
Hingga tahun ketiga, Alhamdulillah berkat izin ALLAH, aku sudah
berubah 100% dari tahun pertama dan kedua. Kini aku mulai merasakan mudahnya
menghafal al-qur’an, nikmatnya melantunkan ayat-ayat suci al-qur’an dalam
setiap lisanku, dan hatikupun menjadi tentram seketika saat ayat-ayat itu di
bacakan.
Dengan segala kekuatan, ternyata ombak itu dapat kuhantam, walau
sangat sulit, dan sering tergelincir tapi aku tidak mau berputus asa. Beribu-ribu
syukur, Alhamdulillah sekarang aku sudah dapat menghafal qur’an 1 hari 2
halaman. Tampa di sadari, 9 juz itu sudah ku lewati. Dan sekarang, sahabatku
adalah al-qur’an.
Semoga kisahku ini dapat memotivasi teman-teman yang lain, bahwa
menghafal qur’an itu sangatlah mudah, apabila kita memiliki niat dan tekad yang
kuat.
Selamat mencoba!




.jpg)




























